(021 2753 4135) | 0857 177 00064 / 0812 8991 2100 (WhatsApp) BIPI.biro@gmail.com

Jasa Assesment adalah pihak yang akan melakukan kegiatan Assessment. Artinya, yang namanya Assessment tidak akan bisa dilakukan tanpa adanya Jasa Assessment. Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas tentang apa itu Assessment. Nah, kali ini kita akan mencoba membahas tentang Jasa Assessmentnya. Namun, pada kesempatan ini kita hanya akan membahas Sistem Kerja Jasa Assessment itu dulu, diantaranya yaitu:

1. Metode yang digunakan Jasa Assessment dalam mengumpulkan data

Ada beberapa metode yang biasa digunakan Jasa Assessment untuk mengumpulkan data atau informasi dalam kegiatan Assessment, antara lain adalah:

A. Observasi

Observasi bisa juga disebut pengamatan. Pada metode ini Jasa Assessment mengumpulkan data dengan mencatat informasi yang mereka dapatkan selama melakukan pengamatan. Metode ini bisa dilakukan secara terencana maupun secara tiba-tiba, apabila sewaktu-waktu terjadi hal yang menarik dalam keseharian target observasi.

B. Wawancara

Berbeda dengan observasi, metode wawancara justru dilakukan dengan mengadakan kontak langsung dengan yang bersangkutan. Wawancara bukan hanya dapat menangkap cerita saja, tapi juga dapat menangkap emosi, perasaan, motif, dan pengalaman yang dimiliki responden.

C. Angket

Lain wawancara, lain pula angket. Angket merupakan serangkaian pertanyaan atau pernyataan berbentuk tulisan yang akan diajukan kepada responden dan responden juga diharuskan menjawabnya dalam bentuk tulisan pula. Isi pertanyaan atau pernyataan yang diajukan tersebut tergantung pada maksud dan tujuan dari yang memberi angket tersebut.

D. Tes

Pada metode ini, yang bersangkutan akan diminta untuk merespon segala bentuk tes yang diberikan. Tes biasanya digunakan Jasa Assessment untuk mengetahui dan mendapatkan data mengenai fungsi intelektual dan kepribadian yang bersangkutan untuk kepentingan penelitian dan intervensi.

E. Life recorde

Sesuai namanya, metode life record ini mengumpulkan informasi atau data dari rekam kehidupan yang bersangkutan. Informasi atau data tersebut dapat diambil dari buku hariannya, dan data-data lain yang berhubungan dengan kehidupannya.

F. Sosiometri

Sosiometri berasal dari kata socius (social) dan metrum (pengukuran), jika kita gabungkan, sosiometri jadi berarti pengukuran hubungan sosial. Artinya, metode ini akan mempelajari hubungan sosial yang bersangkutan dengan masyarakat sekitarnya.

2. Cara Jasa Assessment mendapatkan informasi

Berdasarkan metode pengumpulan data Assessment diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa sumber informasi dari Assessment bisa didapat secara resmi (formal) dan tidak resmi.

Secara resmi contohnya seperti wawancara, angket, dan tes (psikologi & perbuatan). Sedangkan secara tidak resmi contohnya seperti observasi, life record, dan sosiometri.

3. Tahapan yang dilalui dalam menjalankan proses Assessment

Selanjutnya, Sistem Kerja Jasa Assessment yang ketiga adalah melaksanakan tahapan yang harus dilaksanaka dalam melakukan kegiatan Assessment, diantaranya seperti:

A. Perencanaan

Dalam perencanaan Assessment mesti menerapkan hal-hal berikut:

1. Menfokuskan aspek tertentu yang ada pada diri klien
2. Memilih metode yang akan dipakai atau digunakan
3. Menetapkan waktu pelaksanaan
4. Memperhatikan validitas dan reliabilitas

B. Pelaksanaan

Setelah tahap perencanaan selesai, langkah selanjutnya masuk kepada pelaksanaan. Yang harus diperhatikan dalam melaksanakan Assessment adalah pelaksanaannya mesti sesuai dengan manual instrumennya masing-masing. Manual instrumen tersebut biasanya memuat cara mengerjakan Assessment, waktu yang digunakan untuk mengerjakan Assessment, dan kunci jawabannya.

C. Analisis data

Langkah berikutnya adalah analisis data, yang dilakukan dengan cara mengikuti petunjuk yang sesuai dengan manual instrumennya masing-masing.

D. Interpretasi data

Interpretasi disini berarti upaya untuk menafsirkan pandangan, mengatur & menilai fakta, serta merumuskan kesimpulan dari data atau informasi yang diperoleh.

E. Pemrosesan data

Setelah interpretasi data selesai, langkah berikutnya adalah pemrosesan data. Yang dilakukan pada tahap ini adalah memindahkan data dari format kasar menjadi format interpretatif.

Demikianlah sedikit tentang Sistem Kerja Jasa Assessment. Semoga bermanfaat!