(021 2753 4135) | 0857 177 00064 / 0812 8991 2100 (WhatsApp) BIPI.biro@gmail.com

Psikologi Pendidikan ialah salah satu cabang ilmu psikologi yang khusus menangani tentang proses pembelajaran dan pengajaran dalam ruang lingkup pendidikan.

Psikologi Pendidikan merupakan bentuk sumbangsih dari ilmu psikologi terhadap dunia pendidikan, baik itu dalam kegiatan pembelajaran, layanan konseling, proses belajar mengajar, sistem evaluasi, pengembangan kurikulum, maupun kegiatan-kegiatan lainnya dalam bidang pendidikan.

Pendidikan memang sangat erat kaitannya dengan psikologi. Keberhasilan pendidikan akan dipengaruhi oleh Psikologi Pedidikan. Karena itulah, agar tujuan dari pendidikan tersebut dapat tercapai secara efektif, efisien, dan tepat sasaran, maka hendaknya semua pihak yang terlibat dalam bidang pendidikan tersebut mesti ikut memahami pentingnya Psikologi Pendidikan. Semua pihak tersebut diantaranya pendidik, peserta didik, orang tua, masyarakat, termasuk pemerintah. Diantara pihak-pihak tersebut, pendidik adalah pihak yang memegang peranan paling penting dalam keberhasilan pendidikan tersebut. Seorang guru memiliki andil cukup besar dalam membentuk siswanya. Bukan hanya membentuk pola pikir atau pengetahuannya saja, seorang guru pun juga dituntut untuk dapat membentuk pola tingkah laku, karakter, dan emosional siswanya. Di sekolah, guru akan berperan sebagai pengganti orang tua (orang tua kedua) bagi siswanya. Karena itu, seorang guru dituntut untuk mampu memberikan contoh tauladan yang baik dan memberikan motivasi yang positif bagi siswanya.

Umumnya orang beranggapan, pendidik adalah pihak yang memiliki sejumlah pengetahuan tertentu yang berkewajiban menyebarluaskannya kepada peserta didik. Begitu pun halnya peserta didik, sering dipersepsikan sebagai pihak yang bertugas mengkonsumsi ilmu pengetahuan dan informasi yang disampaikan pendidik. Semakin banyak ilmu pengetahuan yang dapat mereka serap (simpan), maka semakin baik pula nilai yang mereka peroleh.

Padahal peran pendidik yang sesungguhnya bukan hanya itu, tetapi juga memberikan inspirasi (inspirator), mendorong dan memberikan motivasi (motivator), serta membantu peserta didik dalam upaya mencapai tujuan yang diinginkan (fasilitator).

Terdapatnya anak yang malas, suka membolos, tidak bersemangat, nakal, dan lain sebagainya di sekolah, merupakan salah satu bentuk seorang guru atau pendidik tidak berhasil dalam memberikan motivasi untuk mendorong dan memberi semangat pada siswanya agar mau belajar dengan sungguh-sungguh. Mengapa sampai demikian? Maka, disinilah letak pentingnya Psikologi Pendidikan.

Berikut beberapa tujuan dan manfaat pendidik mempelajari Psikologi Pendidikan:

1. Untuk Memahami Perbedaan Siswa

Siswa satu dengan siswa yang lainnya memiliki perbedaan, mulai dari segi tingkat pertumbuhan mereka sampai pada potensi masing-masing mereka. Dengan baiknya pemahaman guru terhadap perbedaan siswanya ini, maka diharapkan bisa menciptakan hasil belajar yang efisien dan efektif, serta dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif.

2. Untuk Memilih Metode dan Strategi Pembelajaran

Saat metode dan strategi pembelajaran sudah sesuai dengan karakter dan kondisi peserta didik, maka disitu proses pembelajaran akan berjalan dengan maksimal. Seorang guru dapat memahami karakteristik peserta didiknya dengan mempelajari Psikologi mereka (terutama dalam hal tugas-tugas perkembangan manusia).

3. Untuk menciptakan suasana Belajar yang Kondusif

Psikologi Pendidikan dapat mengajarkan seorang pendidik tentang bagaimana memahami kondisi psikologis seseorang dan menciptakan suasana belajar yang kondusif di dalam kelas. Kemampuan guru menciptakan suasana belajar yang kondusif akan membantu berjalannya proses pembelajaran secara efektif.

4. Memberikan Pengarahan dan Bimbingan kepada Siswa

Pendidik akan lebih leluasa melakukan pendekatan emosional terhadap peserta didik saat pendidik bertindak sebagai seorang pembimbing. Jika sudah tercipta hubungan emosional yang baik antara pendidik dengan peserta didik, maka proses pembelajaran pun juga akan berjalan lancar.

5. Mengevaluasi hasil belajar

Psikologi Pendidikan diharapkan dapat mengajarkan seorang pendidik untuk dapat memberikan evaluasi dan penilaian secara adil sesuai dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing peserta didiknya, tanpa membedakan satu dan yang lainnya.