(021 2753 4135) | 0857 177 00064 / 0812 8991 2100 (WhatsApp) BIPI.biro@gmail.com

A. Metode-Metode Psikologi

1. Metode Introspeksi

Metode introspeksi berarti melihat kedalam, intro artinya kedalam, speksi (spectare) artinya melihat. Dengan kata lain, metode instrospeksi berarti suatu metode penelitian yang dilakukan dengan melihat peristiwa-peristiwa kedalam diri orang itu sendiri.

2. Metode Introspeksi Eksperimental

Metode ini merupakan penggabungan dari metode introspeksi dan eksperimen. Dengan eksperimen, sifat subjektiv dari metode introspeksi akan bisa teratasi. Pada metode introspeksi murni, yang menjadi subjek penelitian hanya orang itu sendiri. Sedangkan pada introspeksi eksperimental, subjek penelitiannya banyak, yakni orang-orang yang dieksperimentasi.

3. Metode Ekstrospeksi

Metode ini merupakan kebalikan metode introspeksi. Ekstrospeksi artinya melihat keluar. Ekstrospeksi bertujuan untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada pada metode introspeksi. Pada metode ini, subjek penelitian bukan dirinya tapi orang lain.

4. Metode Kuesioner

Metode ini merupakan sebuah metode penelitian yang menggunakan daftar pernyataan dan pertanyaan yang harus dikerjakan dan dijawab oleh subjek dari penelitian tersebut. Kuesioner ini sering juga disebut dengan angket.

5. Metode Interview

Metode ini merupakan jenis metode penelitian dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan secara lisan.

6. Metode Biografi

Metode ini merupakan sebuah metode penelitian dengan bersumberkan tulisan tentang riwayat hidup subjek. Dalam riwayat hidup tersebut, orang biasanya menguraikan tentang keadaan, sifat-sifat dan sikap-sikap lain mengenai subjek.

7. Metode Analisis Karya

Metode ini merupakan sebuah metode penelitian yang dilakukan dengan mengadakan analisis terhadap hasil karya.

8. Metode Klinis

Metode ini merupakan sebuah metode penelitian yang digunakan untuk mempelajari keadaan orang-orang yang terganggu jiwanya (abnormal).

9. Metode Testing

Metode ini merupakan jenis metode penelitian dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan, soal-soal, atau tugas lain yang sudah distandarisasikan.

10. Metode Statistik

Metode ini merupakan sebuah metode penelitian yang digunakan untuk mengadakan analisis terhadap data atau materi yang sudah dikumpulkan dalam sebuah penelitian.

Secara garis besar metode-metode yang digunakan dalam Psikologi dikelompokkan menjadi dua macam, berdasarkan lama perjalanannya:

1. Metode Longitudinal

Metode ini merupakan jenis metode penelitian yang membutuhkan waktu relative lama untuk mencapai hasil penelitian. Pada metode ini penelitian dilakukan berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan mungkin bisa bertahun-tahun. Karena itu apabila dilihat dari lama perjalanan penelitiannya, metode ini merupakan penelitian vertikal.

2. Metode Cross-sectional

Metode ini merupakan jenis metode penelitian yang tidak membutuhkan waktu terlalu lama dalam melakukan penelitian. Karena itu kalau dillihat dari lama perjalanannya, metode ini merupakan penelitian Horisontal.

B. Macam-Macam Cara Pengumpulan Data Psikologi

1. Eksperimen

Eksperimen adalah percobaan yang dilakukan dengan mengubah variabel input suatu sistem sehingga kita dapat mengidentifikasi dan mengamati penyebab perubahan yang terjadi pada output sistem tersebut. Eksperimen diyakini dapat mempengaruhi perilaku yang diteliti karena eksperimen dapat memanipulasi perilaku dengan prosedur yang dikontrol secara seksama dimana satu atau lebih variabel dibuat konstan. Eksperimen akan memperlihatkan sebab dan akibat, sebab adalah perilaku yang dimanipulasi, sedangkan akibat adalah perilaku yang berubah setelah dimanipulasi.

Ada beberapa aspek penting dalam teori eksperimen, seperti subjek, objek, treatment, observasi atau perekaman (pengukuran), observer (pelaku pengukuran), variabel (perilaku modelling, variabel independen (bebas), variabel dependen (Terikat)).

2. Survey

Survey diberikan kepada responden secara spesifik dan dalam bentuk pertanyaan atau pilihan. Pertanyaan dapat berupa keyakinan agama, pengendalian individu, atau bisa berupa kebiasaan individu. Keunggulan survey adalah bisa dengan mudah diberikan kepada responden sekaligus dalam jumlah besar.

Ada beberapa aspek penting saat melakukan survey seperti responden (subjek), alat ukur (angket, skala, kuisioner), hipotesis, pengukuran, variabel.

3. Wawancara

Wawancara sering digunakan oleh peneliti karena wawancara cenderung bersifat terbuka. Wawancara bisa dilakukan dengan bertatap muka langsung, melalui telepon, ataupun melalui media internet.