(021 2753 4135) | 0857 177 00064 / 0812 8991 2100 (WhatsApp) BIPI.biro@gmail.com

1. Tentang Psikolog

Psikolog merupakan seorang lulusan psikologi yang sudah menempuh studi program akademiknya (sarjana) dan kemudian melanjutkan ke program profesi psikolog.

Apa keahlian Psikolog? Kita tahu, psikologi adalah ilmu yang mempelajari mengenai perilaku manusia. Berarti, keahlian seorang Psikolog tentu adalah menganalisa perilaku (tingkah laku) manusia dalam upaya untk memahami karakter manusia tersebut, baik itu secara individu maupun kelompok. Dngan kata lain, semua hal yang berkaitan dengan tingkah laku atau perilaku manusia akan dipelajari dan ditangani oleh seorang Psikolog.

Tiga aspek yang tidak pernah lepas dari manusia, yakni perasaan, pikiran, dan juga tingkah laku. Nah, ketiga aspek itulah yang akan menjadi pusat perhatian dan penanganan para Psikolog. Seorang Psikolog akan berupaya memahami bagaimana manusia berpikir, bagaimana perasaannya, serta bagaimana mereka berperilaku saat menghadapi situasi tertentu.

Contoh nyatanya seperti ini, sebut saja seorang anak laki-laki berusia 6 tahun, bernama A. Orang tua A seringkali dibuat pusing oleh tingkah laku A yang suka mengganggu teman-temannya dan dinilai sangat nakal. Akibatnya, orang tua A sering sekali memarahi dan menghukum A apabila A menunjukkan sikap dan tingkah laku yang dianggap melanggar aturan.

Pada contoh kasus ini, dengan berbekalkan pendidikan dan pengalaman dalam menangani kasus-kasus yang sama, seorang Psikolog akan dapat menjelaskan mengapa A bersikap dan bertingkah laku seperti demikian. Psikolog juga dapat memahami dan mengerti mengapa orang tua A sampai marah dan menghukum A atas tingkah lakunya itu. Dari situ pula, Psikolog dapat memberikan solusi, yakni dengan memberikan gambaran tentang perilaku anak dalam usia perkembangannya dan juga memberikan tips (kiat-kiat) bagi para orang tua dalam menghadapi berbagai macam perilaku anak.

Hanya, hal yang perlu diingat adalah, seorang Psikolog bukanlah seorang ahli yang bisa memecahkan setiap masalah yang ada, melainkan hanya seseorang yang mampu melihat sumber masalah dari sudut pandang lain berdasarkan bekal pendidikan yang pernah ditempuhnya.

Contoh diatas baru hanya satu dari sekian banyak kasus perilaku manusia. Masih banyak lagi contoh perilaku yang tidak wajar lainnya yang berpotensi menjadi penanganan seorang Psikolog, mulai dari perilaku anak-anak hingga lansia.

2. Tugas Psikolog

Tugas Psikolog berbeda-beda, tergantung jenis dan tempat kerjanya. Berikut beberapa contoh jenis Psikolog dan tugasnya:

A. Psikolog Klinis

Psikolog Klinis berperan melakukan upaya pencegahan dan penyembuhan terhadap munculnya gangguan jiwa. Selain itu, juga berperan membentuk perilaku sehat dan meningkatkan perkembangan jiwa dan kualitas hidup klien, baik secara perorangan maupun kelompok. Masalah-masalah seperti kenakalan remaja, tidak percaya diri, kecemasan, bagaimana cara membentuk keluarga harmonis, hingga masalah anak-anak seperti yang dijelaskan diatas tadi merupakan kasus-kasus yang dapat ditangani oleh Psikolog Klinis. Psikolog Klinis biasanya bekerja di rumah sakit jiwa, rumah sakit umum, puskesmas, atau bisa membuka praktek sendiri seperti halnya dokter.

B. Psikolog Industri Organisasi

Psikolog Industri Organisasi berperan melaksanakan proses rekruitmen karyawan, merancang dan mengevaluasi kebijakan perusahaan, mengembangkan sumber daya perusahaan, hingga melakukan evaluasi kinerja karyawan. Psikolog Industri Organisasi biasanya bertugas pada divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dari sebuah perusahaan.

C. Psikolog Pendidikan

Psikolog Pendidikan berperan merancang kurikulum pendidikan yang disesuaikan dengan umur atau usia perkembangan anak, memonitor perilaku anak di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat melalui komunikasi duaarah dengan orang tua si anak. Psikolog Pendidikan biasanya ditempatkan di lembaga pendidikan atau sekolah-sekolah umum dan swasta dari berbagai jenjang (mulai dari play group hingga SMA).