(021 2753 4135) | 0857 177 00064 / 0812 8991 2100 (WhatsApp) BIPI.biro@gmail.com

Seperti halnya Assessment yang lain, Assesment Psikologi juga mempunyai pihak atau badan yang bertindak sebagai Jasa Assessment. Tugasnya sama, yakni melakukan pengujian dan pengumpulan informasi guna mendapatkan solusi dari permasalahan yang terjadi.

Ada empat tahap yang akan ditempuh Jasa Assessment Psikologi Dalam Melakukan Kegiatan Assessment, diantaranya yakni:

1. Merencanakan metode pengumpulan data Assessment
2. Melakukan pengumpulan data Assessment
3. Memproses data Assessment
4. Membuat laporan hasil Assessment

Pertama, merencanakan metode pengumpulan data Assessment.

Metode-metode yang biasa digunakan dalam mengumpulkan data Assessment diantaranya adalah metode observasi, metode wawancara, metode tes, atau metode life record.

A. Metode observasi

1. Berdasarkan setting observasi

• Natural observation
Observasi ini dapat memberikan gambaran yang relevan dan nyata dalam memahami perilaku target observasi dan hal-hal yang mempengaruhi tingkah lakunya.

• Controlled observatiotion
Observasi ini memiliki prosedur dan pelaksanaan yang terbilang sangat ketat, terperinci, dan terkontrol. Observasi ini biasanya juga dibantu dengan alat-alat yang canggih.

2. Berdasarkan peran observer

• Participant observer
Observasi ini bisa dibilang cukup mudah, karena disini observer akan terlibat langsung dengan lingkungan dan situasi dimana persoalan terjadi.

• Non-participant observer
Kebalikan dari participant observer, observasi ini justru tidak melibatkan observer dengan lingkungan dan situasi dimana persoalan terjadi, melainkan observer sudah terlebih dahulu menyiapkan apa saja yang diperlukan.

B. Metode wawancara

Dalam metode wawancara, pewawancara akan menentukan materi dan arah wawancara yang akan dilakukannya kedalam struktur-struktur wawancara berikut:

1. Non-directive interview

Disini pewawancara cenderung lebih aktif mendengarkan daripada berbicara.

2. Structured interview

Disini pewawancara akan menggunakan sistem pertanyaan-jawaban yang sebelumnya sudah disiapkan pewawancara.

3. Semistructured interview

Ini merupakan kombinasi atau gabungan dari metode non-directive interview dan structured interview, sehingga wawancara disini akan bersifat lebih fleksibel.

C. Metode tes

1. Tes intelektual

Tes ini dilakukan guna mengukur tingkat IQ atau intelegensi seseorang. Tes intelektual ini dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu tes intelektual sebagai karakteristik general & tes intelektual sebagai fungsi spesifik.

2. Tes kepribadian

• Tes obyektif
Tes ini menggunakan sistem pertanyaan atau pernyataan yang pilihan jawaban dan responnya sudah disediakan.

• Tes proyektif
Tes ini berupa stimulus-stimulus yang ambigu dan tidak terstruktur. Subyek akan diminta mengartikan stimulus-stimulus tersebut dan memberikan respon. Metode ini akan membuat subyek tidak menyadari tujuan sebenarnya dari tes, karena bersifat tidak langsung.

D. Metode life record

Riwayat hidup ini dapat berupa buku harian atau data-data lainnya yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa yang dialami klien. Dari situ Jasa Assessment Psikologi dapat menghubungkan peristiwa atau kejadian yang saling terkait guna mendapat informasi yang dibutuhkan.

Nah, dari metode-metode diatas, Jasa Assessment Psikologi biasanya akan memilih atau merencanakan metode yang dia rasa paling tepat dan sesuai dengan situasi dan kondisi kliennya. Jasa Assessment dapat menggunakan lebih dari satu metode apabila memang dibutuhkan.

Kedua, melakukan pengumpulan data Assessment

Setelah melakukan perencanaan atau pemilihan metode, tahap selanjutnya yang akan ditempuh Jasa Assessment Psikologi Dalam Melakukan Kegiatan Assessment adalah melakukan pengumpulan data Assessment tersebut sesuai dengan metode yang telah direncanakan tadi.

Ketiga, memproses data Assessment

Setelah data terkumpul, tahap selanjutnya adalah memproses data tersebut. Pada tahap ini, data atau informasi yang sudah terkumpul sebelumnya akan dipindahkan dari data kasar kedalam format interpretatif. Pemrosesan data dalam menarik kesimpulan dapat dilakukan secara subjektif atau secara objektif.

Terakhir, membuat laporan hasil Assessment

Inilah tahap yang paling penting. Laporan yang akan dibuat mestilah disesuaikan dengan hasil Assessment dan tujuan dilakukannya Assessment tersebut. Dalam pembuatan laporan, bahasa yang digunakan juga mesti jelas dan tidak ambigu. Semua yang telah dilakukan sebelumnya akan menjadi sia-sia jika laporannya tidak jelas, tidak lengkap, dan tidak terstruktur.

Itu dia beberapa tahapan yang akan ditempuh Jasa Assessment Psikologi Dalam Melakukan Kegiatan Assessment. Semoga bermanfaat!