(021 2753 4135) | 0857 177 00064 / 0812 8991 2100 (WhatsApp) BIPI.biro@gmail.com

Pada artikel sebelumnya, kita sudah pernah membahas tentang siapa itu Psikolog dan jenis-jenisnya. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan mencoba membahas tentang pekerjaan Psikolog itu sendiri.

Pernahkah Anda mendengar tentang Praktek Psikolog? Dan tahukah Anda Bagaimana Psikolog Bekerja? Para Psikolog biasanya berhimpun atau bergabung dalam sebuah perusahaan atau Biro Psikologi tertentu. Perusahaan atau Biro Psikologi tersebut biasanya menyediakan layanan psikologi bagi lembaga-lembaga dan individu-individu yang membutuhkan. Layanan psikologi itu dapat berupa konseling, training, rekrutmen, pemeriksaan psikologis, Psikologi pendidikan, Assessment Psikologi, pengembangan sumber daya manusia, penelitian psikologi, remedial dan terapi, test psikologi, psikotest, hingga pemberdayaan masyarakat.

Lalu, Bagaimana Psikolog Bekerja? Jika seorang dokter bekerja menggunakan alat seperti stetoskop dan jarum suntik, maka seorang Psikolog bekerja hanya dengan cara mengajak kliennya berbicara. Ya. Memang sederhana sekali. Orang biasa menyebutnya dengan konsultasi.

Seorang Psikolog selalu dituntut untuk bisa memjadi pendengar yang baik. Mendengar (dalam artian memahami) adaIah kemampuan yang mesti dimiliki oleh seorang Psikolog. Ketika seseorang datang menemui Psikolog, dan orang itu tengah menghadapi suatu masalah, maka Psikolog akan mendengarkan dan berupaya memahami keadaan orang tersebut untuk kemudian bersama-sama mengupayakan jalan keluar dari masalah yang dihadapi orang tersebut.

Selain dengan konsultasi, Psikolog biasanya juga menggunakan berbagai tes, seperti tes IQ dalam pelaksanaan Praktek Psikolog, baik itu untuk keperluan penelitian atau hanya sekedar untuk melengkapi data tentang diri klien saja. Selain itu, terkadang juga ada pemberian penyuluhan atau seminar pada masyarakat, seperti misalnya yang kerap dilakukan Psikolog Klinis. Mereka biasanya bekerja sama dengan dokter dan pihak-pihak yang berhubungan dengan masalah peningkatan kesehatan masyarakat lainnya. Jika Anda pernah mengikuti penyuluhan atau seminar yang membahas tentang narkoba, penyakit AIDS, dan lain-lain, berarti Anda telah atau pernah mengikuti salah satu Praktek Psikolog.

Di lingkungan masyarakat, banyak yang menganggab Psikolog sebagai ahli sakit jiwa. Sehingga mereka menganggab orang yang berurusan dengan Psikolog adalah orang yang memiliki gangguan jiwa alias “Gila”. Padahal anggapan tersebut tidak benar sama sekali. Jadi, mulai sekarang, bila Anda memiliki masalah yang Anda sendiri bingung menghadapinya, maka jangan ragu untuk mendatangi Psikolog. Namun, satu hal yang harus diingat, Psikolog bukan orang yang memberi keputusan atau yang memberi pertolongan, melainkan hanya membantu menemukan pokok permasalahan dan membantu mencarikan solusi. Sementara, keputusan tetaplah di tangan Anda. Jadi, jangan samakan Psikolog dengan jin atau peri yang dapat memberikan jawaban dan pertolongan kepada Anda.

Jadikanlah Psikolog sebagai sahabat untuk berbagi suka dan duka serta tempat bertanya tentang banyak hal, mulai dari masalah anak, remaja, dewasa, sampai lansia dalam rangka meningkatkan kualitas hidup pribadi maupun kelompok.

Bagi Anda yang ingin mendatangi Psikokog di Jakarta, Anda bisa mendatangi kantor kami di kantor lembaga konsultasi psikologi BIPI Consulting.

Demikianlah artikel tentang Bagaimana Psikolog Bekerja? Mudah-mudahan dapat menambah wawasan Anda tentang Psikolog dan merubah persepsi masyarakat yang keliru mengenai Psikolog. Semoga bermanfaat!